I meet my hero today.

I don’t know how to say this tanpa terdengar extremly NORAK. But I just meet my hero. Dan dia adalah…. EQ humania. Haha. Buat kalian yang good friend dgn EQ silahkan menertawakan ke NORAK an saya. Go ahead. I give you 25 sec to laugh. Ha-ha-ha

Sudah?

Sebagai pengikut musik Humania dari tahun 90an sampei terakhir mereka bikin Interaksi. Saya punya pendapat tersendiri tentang Humania, selain betapa saya menyukai musik mereka. Perhaps you wandering, apa yg spesial mengenai Humania?

Begitu banyak pelajaran yang saya dapet dari album2 mereka. Dan mereka itu begitu maju bahkan untuk jamannya pada waktu itu. Betapa gw kebingungan waktu  SMA akhir/kuliah awal mencerna beat drum n bass yang ada di album terakhir mereka. Mana ada drum n bass pd waktu ituuuu? Not to mention signle pertama “Terserah Kamu” yg reggae-ish bgt. TELALU MAJU. Bahkan awal tahun ini waktu saya re-discovery musik Humania. Still mereka terasa baru dan maaaaasih aja ada pelajaran yg bisa saya petik dari album2 mereka. Betapa cengkok dan lagam EQ sangatlah soul berat. All the falset thing, all the meleok-leok, vokal EQ is so soulfull. Semua teknik vokal yg Angga (vokal maliq) lakuin di Maliq n D adalah pengulangan dan sudah pernah dilakukan EQ. Mungkin EQ is not a really really good singer But he had it man! He GOT soul. Itu yg kebanyakan penyanyi kita yg bagus2 tidak punya. Begitu pula dengan musiknya. Coba dengerin sekarang, masih terasa NU. Semua yg dilakukan Maliq n Dessential itu sudah pernah dilakuin Humania 5 tahun yg lalu. Baik secara musikal maupun lirik. How krezy was that?

Dan I said it to him. Pendapat saya dan kekaguman ttg Humania selama ini

-Bahwa musik mereka itu terlalu maju untuk jamannya pada waktu itu.

-Maliq & D boleh meledak. tapi apa yg dilakukan Maliq itu semuanya sudah pernah dilakukan Humania sebelumnya. Yes. Ga heran secaraaa produsernya tuh EQ juga.

Dan dengan humble-nya EQ bilang terimakasih.

Well your welcome dude. I cant belive I finally said it. haha

Kita juga banyak ngobrol tentang funk/soul music. Dan betapa banyak pemikiran2 kita yang sama banget. Saya juga cerita tentang band saya 70sOC. Um, sebenarnya saya datang ke EQ itu tujuannya adalah menginterview dia sih. For my mag. Tp kita malah ngobrol ngalur-ngdul. Dia juga sangat excited pgn denger the demo. Secaraaa Nepathya itu mau bikin Soulnation (kl gasalah) even musik kulit hitam. Mantap. Dan gw dgn pedenya nawarin ben gw bisa maen ga? Haha.. finger crossed. Tp dia sangat tertarik, apalagi kan roots nya sama getolohh. NEGRO musik. Haha.

Cuman acara itu ternyata diundur dulu, tadinya September. Makanya waktu saya bilang mau masukin buru2 dia bilang santai aja karena diundur. tapiiii kalo bisa secepatnya lebih baik.

Ok. Ill bring it for you rite away sir.

Btw even Soulnation itu the line upnya yg masih serba tentative itu adalah Common, Eykah Badu, Jill Scot, THE ROOTS dan bbrpa artis hiphop. buset.

Ngobrol sama EQ bikin saya berasa ngga sendirian. Saaaaaah. Secara saya ngomongin musik item aga susah bener nyari temennya seperjuangannya. Dan saya juga baru nyadar kalo dia itu produser. Hmm. Bisakah dia menaungi musik 70sOC?

Bisakah bisakah bisakah??

Skrng saya ga sabar untuk bawa the demo dan ngobrol banyak sama dia lagi. Hmm.. bisakah dia menaungi musik 70sOC?

Bisakah bisakah bisakah??

Leave a Reply